25 Pertanyaan Jebakan Saat Interview, Sering Ditanya HR!

Hai, Sobat ABJAYA! Interview bukan hanya tentang menjelaskan pengalaman dan kemampuan yang kamu miliki. Kadang, HR memberikan pertanyaan jebakan saat interview, terlihat sederhana tapi merupakan pertanyaan penting untuk penilaian. 

Pertanyaan tersebut digunakan agar HR bisa memahami cara berpikir, sikap, dan kesiapanmu menghadapi dunia kerja, lo. 

Kalau kamu sedang mempersiapkan diri untuk interview kerja, berikut ini kami akan membahas beberapa pertanyaan jebakan saat interview agar kamu siap menjawab pertanyaan HR. Yuk, simak 25 pertanyaan jebakan interview dan cara menjawabnya pada artikel ini! 

Pertanyaan Jebakan Saat Interview 

Pertanyaan interview berbeda-beda tergantung posisi dan kebutuhan perusahaan. Berikut ini beberapa pertanyaan jebakan saat interview antara lain: 

1. Ceritakan Diri Kamu dalam 30 Detik

Pertanyaan ini beberapa kali muncul pada saat interview. HR ingin mengetahui latar belakang dan kemampuanmu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Penggunaan waktu tersebut bertujuan untuk mempercepat proses interview dan melihat tanggapanmu. 

Contoh jawaban: 

“Perkenalkan nama saya Aryana Arina, saya lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas X yang memiliki pengalaman dalam copywriter, penulisan artikel SEO dan optimasi SEO. Saya terbiasa melakukan riset sesuai dengan kebutuhan audiens. Selain itu, saya juga tertarik mengembangkan karir saya di bidang SEO”. 

2. Apa Kelemahan Terbesarmu

Hindari mengaku bahwa kamu tidak punya kelemahan. Jelaskan kekurangan yang realistis serta upaya untuk memperbaikinya. Bersikaplah jujur dengan kekurangan diri tetapi tidak lupa upaya yang sudah kamu lakukan untuk memperbaikinya sehingga menjadi lebih baik.

Contoh jawaban: 

“Terkadang saya sering lupa. Sekarang, saya berusaha memperbaikinya dengan selalu membuat to-do-list sebelum memulai pekerjaan. Dengan hal tersebut, memudahkan saya mengingat apa saja yang harus saya kerjakan agar tidak ada yang terlewat”

3. Apa Kelebihan Kamu Dibanding Kandidat Lain

Saat menjawab pertanyaan ini, fokus dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan posisi. Jangan terlalu memuji diri sendiri atau kamu akan terlihat seperti NPD (Narcissistic Personality Disorder) alias suka narsis. 

Contoh jawaban: 

“Saya memiliki pengalaman yang relevan dengan posisi tersebut, sehingga membuat saya akan lebih cakap dalam bekerja. Selain itu saya juga terbiasa melakukan riset dan mau mempelajari hal-hal baru untuk meningkatkan kualitas pekerjaan dan juga skill saya”

4. Kenapa Kami Harus Memilih Kamu

Pertanyaan ini menguji kemampuanmu menjelaskan nilai tambah yang bisa kamu berikan pada perusahaan. 

Contoh jawaban: 

“Saya memiliki keterampilan yang sangat relevan dengan posisi ini dan tentunya saya siap beradaptasi dengan kebutuhan tim maupun budaya perusahaan. Saya juga akan berkontribusi dengan baik untuk membantu perusahaan semakin berkembang” 

5. Kenapa Kamu Ingin Bekerja di Perusahaan Ini

Saat mendapat pertanyaan ini, hindari hanya menjawab karena kebutuhan pekerjaan. Tunjukkan bahwa kamu memahami perusahaan dan posisi yang kamu lamar. 

Contoh jawaban: 

“Saya tertarik melamar di perusahaan ini karena perusahaan ini bergerak di bidang kreatif. Tentunya sesuai dengan minat saya yang juga passionate di bidang kreatif. Selain itu, saya melihat perusahaan mempunyai visi misi terutama dalam pengembangan bagi karyawannya.  Saya juga melihat posisi ini sebagai kesempatan untuk lebih mengembangkan kemampuan sekaligus memberikan kontribusi positif untuk perusahaan” 

Kamu fresh graduate? Kami sudah membahas 10 Pertanyaan Interview Fresh Graduate Beserta Jawabannya.

6. Berapa Ekspektasi Gaji Kamu

Kamu harus melakukan riset kisaran gaji berdasarkan posisi, lokasi, dan pengalaman sebelum melakukan interview. Sesuaikan nominal tersebut dengan kondisi dan kebutuhan posisi yang kamu lamar. 

Contoh jawaban: 

“Berdasarkan tanggung jawab pekerjaan dan riset yang saya lakukan, ekspektasi gaji saya berada di kisaran Rp 5 juta – Rp 6 juta. Namun, saya terbuka untuk berdiskusi sesuai kebijakan perusahaan.”

7. Kenapa Kamu Resign Dari Pekerjaan Sebelumnya

Kalau kamu sudah pernah bekerja, jelaskan alasan secara profesional tanpa menjelekkan perusahaan atau atasan sebelumnya. 

Contoh jawaban: 

“Saya ingin mencari kesempatan yang lebih sesuai dengan tujuan karir saya dan ingin mengembangkan kemampuan melalui tanggung jawab yang baru” 

8. Kenapa Ada Jeda dalam Riwayat Karir Kamu

HR mungkin ingin mengetahui kegiatanmu selama belum bekerja. Jelaskan aktivitas positif yang benar-benar kamu lakukan 

Contoh jawaban: 

“Selama waktu tersebut, saya fokus mencari peluang kerja yang sesuai dan meningkatkan kemampuan bahasa inggris dan copywriter dengan mengikuti kursus. Sekarang, saya lebih siap menerapkan kemampuan tersebut dalam lingkungan kerja”

9. Bagaimana Jika Kamu Tidak Sependapat dengan Atasan 

Tunjukkan bahwa kamu bisa menyampaikan pendapat secara profesional sekaligus menghargai keputusan yang telah disepakati bersama. 

Contoh jawaban: 

“Saya akan menyampaikan pendapat dengan alasan yang jelas dan mendengarkan pertimbangan atasan. Setelah berdiskusi, saya akan menghormati keputusan akhir yang diambil”. 

10. Bagaimana Kamu Menghadapi Tekanan Kerja

Pada pertanyaan ini, HR ingin mengetahui cara kamu mengelola beban kerja dan cara menyelesaikan masalah.  

Contoh jawaban: 

“Saya biasanya menyusun skala prioritas berdasarkan tenggat waktu dan urgensi pekerjaan. Pekerjaan dengan deadline yang mendesak, akan saya kerjakan lebih dulu. Jika ada kendala, saya akan segera berkomunikasi dengan tim untuk mencari solusi”.

11. Apa Pencapaian Terbesarmu

Pilih pencapaian yang relevan. Jika memungkinkan sertakan hasil yang bisa diukur.

Contoh jawaban: 

“Saya pernah membantu meningkatkan performa konten melalui optimasi SEO sehingga beberapa konten artikel tersebut berada di page one Google”.

12. Apa Kegagalan Terbesarmu

Pilih pengalaman nyata dan jelaskan pelajaran yang bisa kamu ambil dari kejadian tersebut.

Contoh jawaban: 

“Artikel yang saya tulis dalam kurun waktu sebulan tidak mengalami peningkatan dari target yang telah ditentukan. Dari kejadian tersebut, saya mengevaluasi kekurangannya dan mulai memperbaikinya dengan melakukan riset, memperbaiki tulisan, dan strategi dalam optimasi SEO nya.”

13. Apakah Kamu Bersedia Bekerja Lembur? 

Jawablah dengan jujur sesuai kesiapanmu dan tunjukkan sikap yang profesional.

Contoh jawaban: 

“Saya bersedia jika ada kebutuhan mendesak sesuai kebijakan perusahaan. Saya juga berusaha mengatur waktu agar pekerjaan dapat selesai sesuai tenggat yang telah ditentukan.”

14. Apa yang Kamu Ketahui Tentang Perusahaan Kami

Agar bisa menjawab pertanyaan ini, kamu harus mempelajari profil, produk, layanan, dan bidang bisnis perusahaan sebelum wawancara.

Contoh jawaban: 

“Dari informasi yang saya pelajari, perusahaan ini bergerak di bidang kreatif dan menawarkan layanan di bidang marketing. Saya tertarik karena bidang tersebut relevan dengan kemampuan yang ingin saya kembangkan.”

15. Apa Tujuanmu Dalam 5 Tahun Kedepan

Jelaskan tujuan karir yang realistis dan relevan dengan posisi yang kamu lamar. 

Contoh jawaban: 

“Dalam lima tahun kedepan, saya ingin menjadi profesional yang lebih kompeten di bidang SEO specialist dan siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Selain itu, saya juga ingin meng upgrade diri saya dengan mempelajari skil-skill yang belum saya kuasai”. 

16. Apa yang Membuat Kamu Ingin Pindah Kerja

Disini, kamu cukup fokus pada alasan profesional dan peluang untuk pengembangan karir. 

Contoh jawaban: 

“Saya ingin mengembangkan kemampuan di bidang ini dan mencari tantangan baru yang lebih sesuai dengan tujuan karir saya”.

17. Bagaimana Jika Kamu Tidak Mencapai Target

Jelaskan cara mengevaluasi penyebab masalah dan menentukan langkah perbaikan.

Contoh jawaban: 

“Saya akan mengevaluasi proses kerja, mencari penyebab tidak tercapainya target, lalu menyusun strategi untuk melakukan perbaikan. Jika diperlukan, saya akan berdiskusi dengan tim untuk menentukan solusinya”

18. Bagaimana Jika Terjadi Masalah dengan Rekan Kerja

Tunjukkan kemampuan komunikasi dan penyelesaian konflik dengan baik tanpa merendahkan seseorang. 

Contoh jawaban: 

“Saya akan memahami sudut pandanganya dan mendiskusikan masalah tersebut secara baik-baik. Jika masalah terus berlanjut dan mengganggu pekerjaan, saya akan meminta bantuan atasan”

19. Lebih Suka Bekerja Sendiri atau Tim

Jawaban terbaik tergantung pada kebutuhan posisi dan kemampuanmu beradaptasi dalam pekerjaan. 

Contoh jawaban: 

“Saya nyaman bekerja mandiri maupun dalam tim. Saya bisa fokus menyelesaikan tugas sendiri, tetapi juga terbuka untuk berkolaborasi untuk mencapai target bersama.”

20. Apakah Kamu Sudah Menikah

Pertanyaan ini cukup unik, tetapi bagi HR hal ini cukup penting. Ada beberapa perusahaan yang memang mencari kandidat yang masih lajang agar saat bekerja tidak terkendala dengan masalah pasangan atau anak yang mereka pikir bisa mengganggu pekerjaan. 

Contoh Jawaban: 

“Saat ini saya masih lajang. Saya masih fokus untuk membangun karir saya dan ingin menekuni bidang pekerjaan yang saya jalani.”

21. Kapan Kamu Bisa Mulai Kerja

Jawab sesuai ketersediaanmu. Jika masih bekerja, pertimbangkan masa pemberitahuan dan proses serah terimanya. Apabila kamu belum bekerja, akan lebih baik kamu bisa mulai secepatnya. 

Contoh jawaban: 

“Saya bisa mulai bekerja secepatnya jika diperlukan. Saya siap untuk mendiskusikan tanggal mulai sesuai kebutuhan perusahaan.”

22. Apa Motivasi Kamu Bekerja

Jelaskan motivasi kamu bekerja yang mencakup pengembangan diri dan kontribusi yang akan kamu berikan. 

Contoh jawaban:

“Saya ingin mengembangkan kemampuan profesional saya di bidang SEO, memperoleh pengalaman baru, membuat koneksi dengan rekan-rekan kerja, dan menghasilkan pekerjaan yang bermanfaat bagi perusahaan.”

23. Apakah Kamu Sedang Melamar di Perusahaan Lain

Jika kamu juga melamar di perusahaan lain, jawablah dengan jujur tanpa perlu menjelaskan seluruh proses rekrutmen jika tidak diminta.

Contoh jawaban: 

“Ya, saya sedang mengikuti beberapa proses rekrutmen untuk posisi yang relevan dengan bidang saya. Namun, saya tetap tertarik dengan kesempatan ini karena sesuai dengan kemampuan dan tujuan karir saya.”

24. Bagaimana Jika Mendapat Tugas di Luar Job Description

HR ingin mengetahui fleksibilitasmu dalam menghadapi kebutuhan pekerjaan.

Contoh jawaban: 

“Saya bersedia membantu tugas tambahan yang relevan dengan kebutuhan tim saya. Saya juga akan memastikan pekerjaan prioritas utama tetap terjaga dan akan konfirmasi jika membutuhkan arahan lebih lanjut.”

25. Apakah Ada yang Ingin Kamu Tanyakan

Ketika mendapat pertanyaan ini, manfaatkan kesempatan ini untuk memahami pekerjaan dan lingkungan perusahaan.

Contoh jawaban: 

“Saya ingin mengetahui indikator keberhasilan seperti apa pada posisi ini dalam tiga bulan pertama saya bekerja. Saya juga juga ingin bertanya bagaimana proses kerja sehari-hari pada posisi tersebut.

Persiapkan interview kerjamu semaksimal mungkin seperti kesempatan tidak datang 2x, ikuti panduan berikut:

Tips Menjawab Pertanyaan Jebakan saat Interview

Kalau kamu sudah tahu apa saja pertanyaan jebakan yang sering HR tanyakan. Berikut ini tips menjawab pertanyaan jebakan saat interview antara lain: 

  • Pelajari profil perusahaan dan posisi yang dilamar.
  • Siapkan jawaban berdasarkan pengalaman nyata.
  • Jawab pertanyaan secara jujur dan profesional.
  • Gunakan metode STAR jika ditanya pengalaman penyelesaian masalah atau proyek.
  • Sampaikan jawaban secara singkat, jelas, dan relevan.
  • Hindari menjelekkan atasan atau perusahaan sebelumnya.
  • Sertakan data atau hasil konkret.
  • Dengarkan pertanyaan sampai selesai sebelum menjawab.
  • Ambil waktu sejenak untuk berpikir.
  • Jaga kontak mata dan bahasa tubuh yang wajar.
  • Berlatih menjawab pertanyaan sebelum hari wawancara.
  • Siapkan pertanyaan balik untuk HR.

Penutup 

Jadi bagaimana sobat? Kadang menghadapi pertanyaan jebakan saat interview sering bikin kita gugup. Apalagi kalau kamu pertama kali interview kerja. Namun, dengan terbiasa latihan, kamu pasti bisa menjawab pertanyaan HR dengan lebih percaya diri. 

Walaupun pertanyaan diatas terlihat mudah, tapi sangat penting untuk mengukur kemampuanmu dalam bekerja. Jadi, jangan lupa pelajari posisi yang kamu lamar dan siapkan jawaban yang relevan. 

Lama tidak dapat kabar dan penasaran dengan hasil interview sebelumnya? Begini Cara Menanyakan Hasil Interview Tanpa Terkesan Mendesak.

Terimakasih telah membaca artikel ini. Jika bermanfaat, jangan lupa share dan terus ikuti artikel-artikel kami lainnya yang membahas seputar topik dunia kerja!