Hai Sobat ABJAYA! Pernahkah kamu menjalani interview kerja dengan durasi yang singkat, sedangkan orang lain bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Pastinya kamu berpikir, kenapa interview hanya sebentar? Apakah itu tanda bahwa kamu tidak lolos seleksi?
Tenang, jangan buru-buru menyimpulkan hal yang tidak pasti. Durasi interview bisa dipengaruhi oleh banyak hal. Kalau kamu penasaran apa yang menyebabkan interviewmu cepat selesai, yuk, temukan jawabannya pada artikel ini!
Alasan Kenapa Interview Hanya Sebentar dari Sisi Recruiter
Ada beberapa alasan yang membuat recruiter menyelesaikan interview lebih cepat. Berikut ini alasan kenapa interview hanya sebentar dari sisi recruiter diantaranya:
1. Jawaban Kandidat Sudah Jelas dan Relevan
Recruiter biasanya punya daftar pertanyaan untuk menilai pengalaman, keterampilan, motivasi, dan kecocokan kandidat. Jika jawabanmu sudah sesuai dengan yang perusahaan cari, recruiter tidak perlu lagi menanyakan pertanyaan tambahan.
Kondisi ini membuat interview berjalan lebih singkat. Jadi, durasi yang singkat tidak selalu menunjukkan bahwa recruiter tidak tertarik pada profil kamu.
2. Recruiter Sudah Memiliki Kriteria Penilaian
Sebelum interview berlangsung, recruiter umumnya sudah mempelajari CV dan menetapkan kriteria kandidat yang dibutuhkan.
Jika informasi yang mereka butuhkan sudah terpenuhi, recruiter akan melakukan wawancara dengan durasi yang singkat. Namun perlu diingat, hal ini tidak otomatis berarti kamu lolos atau gagal. Keputusan tetap bergantung pada hasil evaluasi recruiter.
3. Ketidaksesuaian dengan Kebutuhan Posisi
Interview yang singkat juga terjadi karena recruiter menemukan ketidaksesuaian antara kualifikasi kandidat dan syarat pekerjaan.
Misalnya, pengalaman yang mereka butuhkan belum terpenuhi, ekspektasi gaji berbeda jauh, atau kandidat tidak sesuai dengan budaya perusahaan.
Pada situasi ini, recruiter mungkin tidak akan melanjutkan pertanyaan secara mendalam karena mereka telah memutuskan di awal.
Bagaimana? Dari penjelasan diatas apakah sudah paham kenapa interview hanya sebentar? Lalu apakah durasi interview jadi penentu kelulusan? Nah, untuk mengetahui itu, mari simak penjelasan selanjutnya!
Apakah Durasi Interview Menentukan Kelolosan?
Jawabannya, tidak selalu. Interview yang berlangsung lama bukan jaminan kamu akan lolos, begitu juga interview singkat bukan berarti kamu pasti gagal.
Durasi wawancara dapat memberikan sedikit gambaran tentang jalannya percakapan, tetapi bukan satu-satunya indikator penilaian. Recruiter juga mempertimbangkan kecocokan kandidat dengan kualifikasi pekerjaan.
Jadi, kalau kamu bertanya apakah durasi interview yang singkat artinya tidak lolos, jawabannya belum tentu. Sebaiknya tunggu informasi dari recruiter, dan fokus untuk mencari peluang kerja lainnya.
Faktor yang Mempengaruhi Durasi Interview
Selain penilaian recruiter, ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi lama wawancara kerja sebagai berikut:
- Jenis Posisi yang Dilamar: Posisi tertentu membutuhkan pertanyaan lebih mendalam tentang pengalaman, keterampilan teknis, atau cara menyelesaikan masalah.
- Tahapan Rekrutmen: Interview awal biasanya fokus pada informasi dasar, sedangkan tahap lanjutan dapat membahas kompetensi kandidat lebih detail.
- Jumlah Kandidat: Ketika perusahaan menyeleksi banyak pelamar, recruiter mungkin menggunakan sesi wawancara singkat untuk menyaring kandidat.
- Gaya Komunikasi: Jawabannya jelas dan terstruktur membantu recruiter memperoleh informasi tanpa perlu bertanya lagi.
Karena faktor lama cepatnya interview berbeda-beda, tidak ada durasi interview yang berlaku sebagai patokan mutlak untuk menentukan kelolosan kandidat. Jadi, kamu tidak perlu khawatir atau bahkan OVT!
Perasaan khawatir sangat mungkin masih ada. Daripada memikirkannya terus, Kami akan memberikan tips untuk kamu setelah menghadapi interview super singkat di pembahasan selanjutnya!
Tips Saat Mengalami Interview Singkat
Kalau kamu baru saja mengalami interview singkat, jangan langsung overthinking. Coba lakukan beberapa tips saat mengalami interview singkat antara lain:
1. Tanyakan Tahap Seleksi Berikutnya
Sebelum wawancara berakhir, manfaatkan kesempatan untuk bertanya tentang kelanjutan seleksi berikutnya. Pertanyaan ini menunjukkan bahwa kamu tertarik dengan posisi tersebut sekaligus membantu memperjelas proses rekrutmen.
2. Evaluasi Jawaban Setelah Interview
Coba kamu ingat kembali pertanyaan recruiter dan jawaban yang kamu berikan. Apakah sudah relevan, jelas, dan sesuai pengalamanmu? Jika ada jawaban yang kurang maksimal, catat sebagai bahan evaluasi agar kamu lebih siap menghadapi interview berikutnya.
3. Lakukan Follow Up dengan Sopan
Jika recruiter sudah memberikan perkiraan waktu pengumuman, tunggu sampai waktu tersebut berlalu.
Jika telah lewat waktu yang ditentukan dan mereka belum memberikan pengumuman, kamu bisa hubungi mereka dengan sopan melalui email atau nomor yang sebelumnya menghubungimu.
Penutup
Pada akhirnya durasi interview bukan jadi satu-satunya penentu hasil rekrutmen. Tetap tenang, evaluasi pengalamanmu, dan lanjutkan mencari peluang kerja lain sambil menunggu kabar resmi dari perusahaan.
Terimakasih telah membaca artikel ini. Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa share dan terus ikuti artikel-artikel kami lainnya yang membahas seputar dunia kerja!
Artikel terkait interview:




