Halo, teman ABJAYA! Pernah ga sih kamu mendapatkan kesempatan interview, tetapi prosesnya lambat atau slow hiring? Kondisi ini tentu membuat kamu kesal karena harus menunggu lebih lama lagi tanpa kepastian.
Perusahaan tidak selalu memperlambat proses rekrutmen tanpa alasan. Slow hiring bisa terjadi ketika perusahaan sedang menghadapi berbagai kondisi, seperti finansial, perubahan strategi bisnis, atau kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Daripada terus menunggu dan kehilangan peluang lain. Yuk, pahami lebih jauh tentang apa itu slow hiring, tujuan hingga alasan perusahaan melakukannya. Simak artikel ini hingga tuntas ya!
Apa Itu Slow Hiring?
Slow hiring adalah proses rekrutmen yang berlangsung lebih lama dari biasanya untuk mengisi posisi yang perusahaan butuhkan. Proses hiring sendiri memiliki tujuan untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Setiap perusahaan memiliki prosedur dan ketentuan yang berbeda dalam proses rekrutmen. Oleh karena itu, perusahaan juga menerapkan durasi dan tahapan rekrutmen yang berbeda. Ada perusahaan yang hanya membutuhkan beberapa tahapan sebelum menyatakan kandidat lolos.
Namun, ada juga perusahaan membutuhkan waktu lebih lama dalam mengambil keputusan atau menyelesaikan proses rekrutmen. Slow hiring dapat terjadi di berbagai perusahaan, dengan berbagai alasan mulai dari ekonomi hingga pemilihan kandidat yang berkualitas.
Konsep dan Tujuan Slow Hiring
Perbedaan masa hiring kadang membuat kandidat menunggu, dan kehilangan peluang mereka. Namun, perusahaan biasanya memiliki pertimbangan tertentu sebelum memilih kandidat. Agar tidak salah paham, berikut ini tujuan dan konsep slow hiring:
- Prinsip Hire Slow and Fire Faster
Hire slow, fire fast merupakan prinsip yang mendorong perusahaan untuk lebih berhati-hati saat memilih karyawan. Tetapi, bertindak cepat ketika menemukan karyawan yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau standar perusahaan. Melalui prinsip ini, perusahaan memiliki waktu lebih banyak untuk menilai kemampuan, pengalaman, dan kecocokan kandidat dengan posisi yang tersedia. Dengan begitu, perusahaan dapat mengurangi risiko salah merekrut orang. - Fokus Terhadap Kualitas Kandidat
Salah satu tujuan dari slow hiring yaitu membantu perusahaan untuk fokus menemukan kandidat yang sesuai kebutuhan. Perusahaan bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk menilai kemampuan, pengalaman, dan keterampilan kandidat sebelum mengambil keputusan. Perusahaan biasanya menerapkan proses rekrutmen lama untuk posisi yang membutuhkan tanggung jawab besar, seperti manajer atau posisi strategis lainnya. - Memberi Tahapan Berlapis Pada Proses Rekrutmen
Jumlah pelamar yang tinggi juga bisa membuat proses rekrutmen semakin lambat dan lebih selektif. Karena perusahaan perlu menyeleksi kandidat dari menjalankan beberapa tahapan untuk menemukan orang yang paling sesuai dengan kebutuhan. Semakin banyak tahapan yang perusahaan gunakan semakin banyak pula waktu yang kandidat perlukan untuk menyelesaikan proses rekrutmen.
Kelebihan dan Kekurangan Slow Hiring
Setiap proses rekrutmen memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk slow hiring. Proses rekrutmen yang berlangsung lebih lama bisa memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga menimbulkan beberapa kendala bagi kandidat.
Kelebihan
Berikut ini beberapa kelebihan proses rekrutmen yang lambat, antara lain:
- Membantu perusahaan memilih kandidat berkualitas. Perusahaan memiliki lebih banyak waktu untuk menilai kemampuan, pengalaman, dan kecocokan kandidat dengan posisi yang tersedia.
- Menunjukkan keseriusan dan ketahanan kandidat. Proses yang panjang dapat menunjukkan kandidat yang tetap mengikuti setiap tahapan dan mampu menghadapi persaingan dengan kandidat lain.
- Memberi kandidat waktu untuk memahami posisi. Selama proses rekrutmen, kandidat bisa mempelajari lebih banyak tentang tugas, tanggung jawab, dan keterampilan yang perusahaan butuhkan.
Kekurangan
Proses rekrutmen yang lambat dapat menyebabkan masalah, seperti:
- Kandidat memilih tawaran dari perusahaan lain, karena perusahaan terlalu lama mengambil keputusan.
- Peluang mendapatkan kandidat berkualitas berkurang, karena kandidat terbaik biasanya memiliki pilihan lain.
- Risiko penolakan tawaran kerja meningkat, ketika kandidat sudah menemukan pekerjaan lain selama proses rekrutmen berlangsung.
- Perusahaan perlu mengulang proses rekrutmen, jika kandidat yang terpilih akhirnya menerima tawaran perusahaan lain.
Alasan Mengapa Perusahaan Melakukan Slow Hiring
Proses slow hiring bisa terjadi karena berbagai kondisi di dalam perusahaan. Perusahaan tidak selalu sengaja memperlambat proses rekrutmen, tetapi beberapa situasi memang membuat pengambilan keputusan membutuhkan waktu lebih lama.
- Menyeleksi Kandidat Lebih Teliti
Sebagian perusahaan membutuhkan waktu lebih lama untuk membandingkan kemampuan, pengalaman, dan kecocokan setiap kandidat. Cara ini membantu perusahaan menemukan kandidat yang paling sesuai dengan posisi. - Jumlah Kandidat Terlalu Banyak
Semakin banyak kandidat, semakin banyak pula CV, hasil tes, dan wawancara yang perlu perusahaan periksa. Kondisi ini membuat proses seleksi berjalan lebih lama. - Melibatkan Banyak Pihak dalam Pengambilan Keputusan
Beberapa perusahaan melibatkan HR, user, manajer, hingga pimpinan dalam proses rekrutmen. Setiap pihak perlu memberikan penilaian sebelum perusahaan mengambil keputusan akhir. - Menyesuaikan Kondisi Keuangan Perusahaan
Kondisi keuangan juga bisa mempengaruhi. Perusahaan mungkin menunda proses ketika perlu meninjau kembali anggaran atau memastikan posisi tersebut tetap sesuai dengan kebutuhan bisnis. - Posisi Membutuhkan Pertimbangan
Perusahaan biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk merekrut posisi dengan tanggung jawab besar. Mereka perlu memastikan kandidat memiliki kemampuan, pengalaman, dan karakter yang sesuai sebelum memberikan keputusan.
FAQ
Apa yang Dimaksud Slow Hiring?
Slow hiring adalah proses rekrutmen yang membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk mengisi posisi yang perusahaan butuhkan. Proses ini memberikan lebih banyak waktu bagi perusahaan untuk menilai kemampuan, pengalaman, dan kecocokan kandidat.
Apa Bedanya Urgently Hiring dan Slow Hiring?
Urgently hiring, umumnya dilakukan ketika perusahaan membutuhkan karyawan dalam waktu cepat. Misalnya, perusahaan perlu segera mengganti karyawan yang mengundurkan diri atau membutuhkan anggota tambahan untuk memenuhi kebutuhan.
Sementara, slow hiring membutuhkan waktu lebih lama karena beberapa alasan perusahaan ingin menyeleksi kandidat dengan lebih teliti, hingga mempertimbangkan faktor keuangan. Perusahaan menjalankan lebih banyak pertimbangan dan tahapan sebelum menentukan kandidat yang paling sesuai.
Ada Berapa Tahapan Slow Hiring?
Tahapan slow hiring memiliki berbagai variasi tergantung kebijakan dan prosedur masing-masing perusahaan. Namun, secara umum prosesnya meliputi:
- Seleksi CV dan administrasi
- Tes kemampuan dan psikotes
- Wawancara HR
- Wawancara dengan user atau manajer
- Tes tambahan atau tugas
- Wawancara akhir
- Negosiasi gaji dan benefit
- Penawaran kerja dan onboarding
Kenapa Perekrutan Terasa Lambat?
Proses rekrutmen yang lambat karena perusahaan perlu pertimbangan dari berbagai hal sebelum memilih kandidat. Setiap tahapan membutuhkan waktu, mulai dari menyeleksi CV, melakukan wawancara, meminta persetujuan user atau manajer, hingga memberikan keputusan akhir.
Baca juga: Kepuasan Kerja: Alasan & Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
Penutup
Proses rekrutmen yang lambat bisa terjadi karena berbagai alasan. Perusahaan mungkin sedang menyesuaikan kondisi keuangan, mengubah strategi bisnis, atau membutuhkan lebih banyak waktu untuk menemukan kandidat dengan kemampuan yang sesuai.
Proses hiring umumnya membutuhkan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Jika prosesnya berlangsung lama dan kamu belum mendapatkan kabar, sebaiknya jangan hanya menunggu satu peluang. Tetap pantau informasi, tetapi mulai cari dan pertimbangkan peluang kerja lain.
Semoga artikel ini membantu kamu untuk memahami alasan di balik slow hiring. Terima kasih telah membaca artikel ini hingga tuntas. Sampai jumpa di artikel ABJAYA berikutnya yang akan mendukung pengembangan karir kamu!




