Persiapan sebelum interview merupakan salah satu tahap krusial dalam proses pencarian kerja, khususnya bagi para jobseeker yang hendak melakukan wawancara di sebuah perusahaan.
Pasalnya, dalam proses interview perusahaan tidak hanya menilai kualifikasi dan pengalaman, tetapi juga sikap, kesiapan, serta cara kandidat mempresentasikan diri.
Namun, masih banyak kandidat merasa bingung untuk mempersiapkan apa saja sebelum melakukan interview. Banyak yang datang dengan persiapan minim, sehingga kesulitan menjawab pertanyaan atau menampilkan diri secara optimal di hadapan pewawancara.
Dengan persiapan yang matang, kandidat dapat tampil lebih percaya diri serta profesional sejak awal. Di artikel ini, kami akan membahas berbagai hal penting untuk persiapan interview agar peluang diterima oleh perusahaan semakin besar.
Kenapa Persiapan Interview Itu Penting
Persiapan interview memiliki peran penting dalam menentukan kualitas penampilan Anda selama proses interview. Hal ini mencakup beberapa aspek yang saling berkaitan, antara lain:
Kesan Pertama saat Interview
Dalam proses interview, kesan pertama memiliki peran yang sangat penting karena sering kali menjadi dasar awal penilaian pewawancara terhadap kandidat.
Cara berpakaian, bahasa tubuh, sikap, serta cara berkomunikasi akan langsung membentuk persepsi mengenai profesionalisme dan kesiapan seseorang.
Persiapan interview membantu kandidat memahami bagaimana cara menampilkan diri secara tepat dan sesuai dengan budaya perusahaan.
Dengan persiapan yang baik, kandidat dapat menunjukkan sikap percaya diri, sopan, dan terstruktur sejak awal pertemuan. Kesan pertama yang positif dapat meningkatkan peluang kandidat untuk lolos ke tahapan berikutnya.
Persiapan Mental Sebelum Interview
Selain kesiapan teknis, kesiapan mental juga menjadi faktor penting sebelum menghadapi interview kerja. Tanpa persiapan mental yang matang, kandidat berisiko merasa gugup, cemas, atau kehilangan fokus saat menjawab pertanyaan.
Persiapan interview membantu kandidat mengelola rasa percaya diri, memahami potensi diri, serta mengantisipasi apabila pewawancara mengajukan berbagai pertanyaan di luar perkiraan.
Dengan kesiapan mental yang baik, kandidat dapat berpikir lebih jernih serta menyampaikan jawaban dengan jelas dan tenang.
Hal ini akan membuat proses interview berjalan lebih lancar dan meningkatkan kualitas komunikasi antara kandidat dan pewawancara.
Persiapan Wajib Sebelum Interview
Sebelum menghadapi interview, berikut beberapa hal yang wajib Anda siapkan agar interview berjalan lancar:
1. Riset Perusahaan
Sebelum menghadiri interview, meluangkan waktu untuk mengenal perusahaan secara mendalam adalah langkah yang tidak boleh terlewatkan.
Riset tidak hanya sebatas membaca profil di website resmi atau media sosial utama, tetapi juga memahami latar belakang, visi, misi, hingga posisi perusahaan di industrinya.
Anda juga dapat mengeksplorasi akun alternatif seperti konten life at company untuk melihat budaya kerja dan dinamika internal.
Misalnya Anda ingin melamar pekerjaan di perusahaan AB Jaya, bisa cek akun Instagram abjayagroup.id dan brand di bawahnya.
2. CV dan Portofolio
CV dan portofolio merupakan representasi profesional dari diri Anda, terutama bagi posisi yang menuntut hasil karya nyata. Pastikan dokumen tersusun rapi, relevan, dan mudah dipahami oleh perekrut.
Portofolio yang baik tidak hanya menampilkan hasil akhir, tetapi juga mencerminkan proses, kemampuan berpikir, dan konsistensi kualitas kerja Anda.
Dengan menyiapkan CV dan portofolio secara matang, Anda membantu pewawancara melihat potensi dan kontribusi yang dapat Anda berikan kepada perusahaan secara lebih jelas.
3. Latihan menjawab pertanyaan
Latihan menjawab pertanyaan interview membantu Anda menyampaikan jawaban dengan lebih terstruktur dan percaya diri. Dengan berlatih, Anda dapat menghindari jawaban yang terlalu singkat, bertele-tele, atau terdengar ragu.
Selain itu, menyiapkan pertanyaan untuk pewawancara menunjukkan ketertarikan dan inisiatif Anda.
Anda dapat berlatih melalui roleplay bersama teman, di depan cermin, atau memanfaatkan teknologi seperti simulasi berbasis AI. Semakin matang latihan Anda, semakin tenang dan meyakinkan penampilan Anda saat interview.
4. Dokumen pendukung
Meskipun proses rekrutmen kini banyak yang via daring, membawa dokumen pendukung dalam bentuk fisik tetap menjadi langkah bijak.
Salinan CV, portofolio, ijazah, transkrip nilai, atau surat rekomendasi dapat memudahkan diskusi selama interview berlangsung. Kesiapan ini mencerminkan sikap profesional, teliti, dan antisipatif.
Ketika Anda mampu menyediakan dokumen pendukung, pewawancara akan melihat Anda sebagai kandidat yang serius dan siap menghadapi proses kerja secara bertanggungjawab.
Kesalahan Umum Saat Persiapan Interview
Meskipun sudah melakukan persiapan, tidak sedikit kandidat yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat persiapan interview. Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi, seperti:
- Tidak melakukan riset perusahaan
Datang ke interview tanpa memahami perusahaan merupakan kesalahan yang sering terjadi. Ketika Anda tidak mengetahui latar belakang atau nilai perusahaan, jawaban yang Anda sampaikan akan terdengar umum dan kurang meyakinkan.
Hal ini dapat menimbulkan kesan bahwa Anda melamar tanpa ketertarikan yang jelas. Padahal, pengetahuan dasar tentang perusahaan sangat membantu Anda menjelaskan motivasi serta kesesuaian diri dengan posisi yang Anda lamar. - Terlalu menghafal jawaban
Menghafal jawaban secara berlebihan dapat membuat Anda terdengar kaku dan tidak natural saat interview. Ketika pertanyaan sedikit berbeda dari perkiraan, Anda bisa kehilangan alur dan terlihat ragu.
Persiapan seharusnya membantu Anda memahami inti jawaban, bukan mengingat kalimat secara utuh. Dengan pemahaman yang baik, Anda dapat menjawab pertanyaan secara lebih fleksibel dan percaya diri. - Mengabaikan kesiapan mental
Fokus pada dokumen tanpa memperhatikan kesiapan mental sering kali berdampak pada performa interview. Rasa gugup dan kurang percaya diri dapat mengganggu cara Anda berbicara dan berpikir.
Tanpa kesiapan mental yang baik, jawaban yang sudah Anda kuasai bisa tersampaikan secara kurang maksimal. Oleh karena itu, persiapan mental tetap menjadi bagian penting sebelum interview.
Tips Tambahan agar Lebih Percaya Diri
Untuk mendukung kesiapan secara Anda secara mental dan emosional, terdapat beberapa tips tambahan agar lebih percaya diri, antara lain:
- Kenali dan terima kemampuan diri
Rasa percaya diri sering kali menurun karena Anda terlalu fokus pada kekurangan diri. Sebelum interview, luangkan waktu untuk mengingat kembali kemampuan, pengalaman, dan pencapaian yang telah Anda miliki.
Tidak perlu membandingkan diri dengan kandidat lain, karena setiap orang memiliki keunggulan masing-masing. Dengan mengenali dan menerima kemampuan diri, Anda akan lebih yakin bahwa Anda layak berada di ruang interview tersebut. - Ubah pola pikir tentang interview
Banyak orang memandang interview sebagai situasi yang menakutkan dan penuh tekanan. Padahal, interview adalah kesempatan bagi Anda dan perusahaan saling mengenal. Ketika Anda mengubah sudut pandang ini, beban emosional akan berkurang.
Alih-alih merasa dihakimi, posisikan diri Anda sebagai individu yang sedang menawarkan potensi dan kontribusi. Pola pikir yang lebih positif akan membantu Anda tampil lebih tenang dan terbuka. - Kelola rasa gugup
Rasa gugup sebelum interview jika tidak Anda kelola dengan baik, dapat mengganggu fokus dan kepercayaan diri. Anda dapat mencoba teknik sederhana seperti menenangkan pikiran dan memberi afirmasi positif sebelum mulai interview.
Cara sederhana ini membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih stabil, sehingga Anda dapat berkomunikasi dengan lebih jelas dan terkendali. - Persiapkan diri sehari sebelumnya
Persiapan terlalu mepet sering kali memicu kecemasan. Oleh karena itu, pastikan Anda menyiapkan segala kebutuhan interview sejak sehari sebelumnya.
Ketika hal-hal teknis sudah siap, pikiran Anda akan lebih tenang dan fokus pada proses interview itu sendiri. Kesiapan ini secara tidak langsung akan meningkatkan rasa percaya diri Anda. - Percayai proses dan tetap tenang
Terakhir, penting bagi Anda untuk mempercayai proses yang berjalan. Tidak semua interview harus berakhir dengan hasil yang sama, namun setiap pengalaman akan memberikan pelajaran.
Dengan bersikap tenang dan menerima apapun hasilnya, Anda akan tampil lebih baik dan autentik. Sikap ini sering kali justru meninggalkan kesan positif di mata pewawancara.
Baca Juga: Tips Interview Ala Abjaya: Dijamin Lolos!
Penutup
Persiapan interview yang matang membuktikan keseriusan Anda untuk melangkah ke tahap karier berikutnya. Dengan memahami apa saja yang perlu dipersiapkan, Anda dapat menghadapi interview dengan lebih tenang dan percaya diri.
Mulailah mempersiapkan diri dari sekarang agar setiap kesempatan dapat Anda manfaatkan secara maksimal.
Bagikan artikel ini kepada rekan atau orang terdekat yang sedang mempersiapkan interview, karena satu informasi yang tepat bisa membantu membuka peluang baru.




