Cara nego gaji perlu kamu pahami sebelum menerima tawaran pekerjaan. Gaji menjadi salah satu pertimbangan penting, terutama jika nominal yang HR tawarkan belum sesuai dengan ekspektasimu.
Jika gaji yang kamu terima ternyata lebih rendah dari ekspektasi, kamu tetap bisa melakukan negosiasi. Nominal gaji umumnya dapat berubah sesuai pengalaman, keterampilan, dan kualifikasi yang kamu miliki.
Namun, kalau kamu masih bingung bagaimana melakukan negosiasi yang tepat, tenang saja! Artikel ini akan membahas cara nego gaji yang benar agar kamu dapat menyampaikan permintaan secara profesional.
Tunggu apa lagi? Yuk, simak artikel ini hingga tuntas!
Apa Itu Nego Gaji?
Nego gaji merupakan proses negosiasi antara kandidat dan HR untuk mencapai kesepakatan mengenai gaji dari posisi yang ditawarkan. Umumnya, recruiter akan menyampaikan nominal gaji kepada kandidat.
Akan tetapi, kandidat juga memiliki hak untuk melakukan negosiasi apabila nominal tersebut belum sesuai dengan ekspektasi atau kualifikasi yang dimiliki.
Proses negosiasi sering membuat pelamar kerja merasa takut, terutama fresh graduate. Padahal, pembahasan ini penting karena kesepakatan gaji dapat memengaruhi kondisi pekerjaan dan kesejahteraan ke depannya.
Jika kamu masih ragu melakukan negosiasi gaji, jangan khawatir! Simak poin-poin berikut untuk mengetahui cara nego gaji yang tepat.
Alasan Tepat untuk Nego Gaji
Ada beberapa alasan yang dapat kamu pertimbangkan sebelum melakukan negosiasi gaji, antara lain:
- Tanggung jawab dan beban kerja tidak sesuai kesepakatan awal: Kamu dapat mengajukan negosiasi apabila tanggung jawab yang kamu jalankan lebih besar dari kesepakatan awal.
- Pengalaman dan skill yang memadai: Pengalaman dan keterampilan yang relevan dapat menjadi dasar untuk mengajukan nominal gaji yang sesuai dengan kemampuanmu.
- Pencapaian atau hasil kerja sebelumnya: Sampaikan pencapaian seperti memenuhi target KPI, mengembangkan produk, atau meningkatkan efisiensi sebagai bahan pertimbangan.
- Penawaran dari perusahaan lain: Jika kamu menerima tawaran dari perusahaan lain, sampaikan informasi tersebut kepada recruiter secara jujur dan profesional.
- Perubahan lingkup kerja: Jika tugas dan beban kerja ternyata lebih luas dari penjelasan awal, kamu dapat menggunakan perubahan tersebut sebagai dasar negosiasi.
- Benefit tidak sesuai ekspektasi: Selain gaji, perhatikan juga tunjangan, THR, BPJS, cuti, dan benefit lainnya. Kamu dapat mendiskusikannya dengan HR untuk mencari solusi yang sesuai.
- Biaya relokasi atau penempatan: Penempatan yang jauh dari tempat tinggal dapat menambah biaya transportasi, tempat tinggal, atau kebutuhan lainnya. Kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan saat negosiasi.
- Kenaikan tanggung jawab setelah masa probation: Jika perusahaan menambah tugas atau tanggung jawab setelah probation, kamu dapat membahas kembali nominal gaji dengan HR.
Cara Nego Gaji
Berikut beberapa cara melakukan negosiasi gaji agar kamu tetap sopan dan profesional saat berdiskusi dengan HRD:
Cara Nego Gaji saat Interview
Kamu dapat melakukan negosiasi gaji saat interview. Biasanya, recruiter akan menanyakan ekspektasi gaji pada sesi ini. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan:
- Persiapkan diri sebelum interview. Mulai dengan riset gaji untuk posisi yang kamu lamar. Siapkan juga beberapa alternatif jika nominal yang kamu ajukan belum dapat diterima.
- Tunggu momen yang tepat. Jangan terburu-buru membahas gaji pada awal interview. Manfaatkan momen ketika HRD menanyakan ekspektasi gaji untuk menyampaikan nominal yang kamu harapkan.
- Sampaikan alasan berdasarkan data. Jelaskan alasan kamu mengharapkan nominal tersebut. Kaitkan ekspektasi dengan pengalaman, keterampilan, pencapaian, dan kisaran gaji untuk posisi tersebut.
- Sampaikan ekspektasi dengan jelas. Sebutkan nominal atau rentang gaji yang kamu harapkan dengan percaya diri. Pastikan angka tersebut sudah kamu pertimbangkan berdasarkan riset yang kamu lakukan.
- Tunjukkan keterbukaan untuk berdiskusi. Setelah menyampaikan ekspektasi, tunjukkan bahwa kamu tetap terbuka untuk berdiskusi. Kamu dan perusahaan dapat mencari kesepakatan yang saling menguntungkan.
Cara Nego Gaji dengan HRD Langsung
Kamu juga dapat melakukan negosiasi gaji secara langsung dengan HRD. Agar prosesnya berjalan baik dan tetap profesional, terapkan beberapa langkah berikut:
- Riset kisaran gaji sesuai posisi. Cari tahu kisaran gaji untuk posisi yang kamu lamar. Pertimbangkan lokasi perusahaan, industri, pengalaman, pendidikan, dan keterampilan yang kamu miliki.
- Tentukan nominal gaji. Sebelum berbicara dengan HRD, tentukan angka minimum yang masih bisa kamu terima dan nominal yang menjadi target utama.
- Sampaikan alasan dengan logis. Jangan hanya mengatakan bahwa nominal yang ditawarkan terlalu kecil. Berikan alasan berdasarkan pengalaman kerja, keterampilan, pencapaian, sertifikasi, atau tanggung jawab yang akan kamu jalankan.
- Jangan takut berdiskusi. Anggap proses ini sebagai diskusi untuk menemukan kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak. Dengarkan juga penjelasan HRD mengenai struktur gaji, budget perusahaan, dan benefit.
- Pertimbangkan benefit selain gaji. Perhatikan tunjangan, bonus, BPJS, THR, uang transportasi, uang makan, cuti, hingga fasilitas kerja yang perusahaan tawarkan.
- Gunakan bahasa yang sopan dan profesional. Sampaikan keinginanmu dengan percaya diri tanpa memberikan kesan memaksa. Tetap tunjukkan keterbukaan terhadap keputusan perusahaan.
- Siapkan alternatif jika perusahaan menolak. Jika HR menolak nominal yang kamu usulkan, jangan buru-buru menolak tawaran. Tanyakan alternatif lain yang dapat mencapai kesepakatan.
- Pastikan kesepakatan sudah jelas. Setelah mencapai kesepakatan, pastikan kembali detail gaji pokok, tunjangan, bonus, benefit, hingga waktu evaluasi gaji jika ada.
Cara Nego Gaji saat Menerima Offering Letter
Kamu juga dapat melakukan negosiasi ketika menerima offering letter. Jangan terburu-buru menyetujui tawaran. Pahami seluruh isi dokumen sebelum mengambil keputusan.
Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
- Baca offering letter dengan teliti. Pahami setiap poin, terutama mengenai gaji, tunjangan, bonus, benefit, jam kerja, posisi, dan tanggung jawab pekerjaan.
- Tanyakan apakah gaji masih dapat dinegosiasikan. Jika nominal yang ditawarkan tidak sesuai ekspektasi, sampaikan keinginanmu secara sopan dan profesional.
- Tentukan batas gaji yang bisa kamu terima. Sebelum melakukan negosiasi, tentukan nominal target serta batas minimum yang masih dapat kamu terima.
- Tanyakan jadwal peninjauan gaji. Jika perusahaan belum dapat memenuhi nominal yang kamu harapkan, tanyakan apakah perusahaan memiliki evaluasi gaji setelah masa probation atau pencapaian target tertentu.
- Periksa kembali offering letter setelah revisi. Jika perusahaan mengubah gaji atau benefit, pastikan seluruh revisi tercantum dengan benar dalam dokumen.
Tips Sukses Saat Negosiasi
Agar proses negosiasi berjalan lancar dan kamu dapat menyampaikan ekspektasi dengan baik, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Riset tentang perusahaan
Cari tahu informasi mengenai perusahaan, industri, budaya kerja, serta posisi yang kamu lamar. Riset ini membantu kamu memahami kondisi perusahaan dan menyesuaikan ekspektasi gaji. - Riset kisaran gaji di industri
Sebelum mengajukan nominal, cari tahu kisaran gaji untuk posisi yang kamu lamar. Sesuaikan dengan lokasi, perusahaan, pengalaman, dan tingkat jabatan agar kamu memiliki dasar yang jelas. - Siapkan alasan yang tepat
Jangan melakukan negosiasi hanya karena merasa nominal terlalu rendah. Siapkan alasan relevan seperti pengalaman, keterampilan, sertifikasi, pencapaian, atau tanggung jawab pekerjaan. - Tunjukkan skill dan nilai yang kamu miliki
Jelaskan kemampuan dan pengalaman yang dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan. Semakin relevan skill dengan posisi yang kamu lamar, semakin kuat dasar negosiasimu. - Pertimbangkan gaji sebelumnya
Jika memiliki pengalaman kerja, kamu dapat menjadikan gaji sebelumnya sebagai salah satu bahan pertimbangan. Namun, perhatikan juga tanggung jawab, posisi, lokasi, dan kisaran gaji di perusahaan baru. - Jangan terburu-buru menyebutkan angka
Jangan menyebutkan angka sebelum recruiter bertanya tentang gaji. Fokus terlebih dahulu pada pengalaman, kemampuan, dan tanggung jawab pekerjaan. - Sampaikan dengan sopan dan percaya diri
Gunakan bahasa yang sopan, jelas, dan profesional. Hindari sikap terlalu menuntut atau merendahkan diri. Tunjukkan kepercayaan terhadap kemampuanmu dan tetap terbuka untuk berdiskusi.
Baca juga: Apa Itu HRD? Pengertian, Tugas & Manfaatnya di Perusahaan
Kesimpulan
Negosiasi gaji merupakan proses antara kandidat dan HR untuk mencapai kesepakatan bersama. Sebagian kandidat masih menganggap proses ini kurang sopan, padahal kandidat dapat menyampaikan ekspektasi secara profesional.
Nego gaji merupakan hak setiap kandidat selama kamu melakukannya dengan cara yang tepat. Karena itu, lakukan riset mengenai kisaran gaji dan pertimbangkan skill serta pengalaman sebelum berdiskusi dengan HRD.
Dengan menerapkan berbagai tips di atas, kamu dapat mempersiapkan diri untuk menyampaikan ekspektasi gaji dengan lebih percaya diri dan profesional.
Terima kasih telah membaca artikel ini hingga tuntas. Jangan lupa share dan nantikan artikel kami selanjutnya seputar career development!




